Header Ads

Resep Masakan Kue Bermotif Indonesia

Ini ialah Kue Ku hasil modifikasi dan otak-atik di dapur sendiri sebab kepepet. Sudah lama saya hendak membuat namun tak punya cetakan dan tak barangkali untuk melakukan pembelian dari lokasi tinggal saya sekarang. Iseng2 saya manfaatkan cetakan kue dari plastik yang saya punya. Saya yakin cetakan semacam ini tidak sedikit tersedia di manapun kamu berada. Di samping harganya murah, motifnya pun beragam. 


Cara ini lebih praktis daripada menyusun dan melipat-lipat adonan secara manual laksana yang tidak jarang saya lihat dari resep2 yang tersebar di internet. Untuk yang kreatif, telaten dan punya masa-masa memang menyenangkan tapi terus cerah saya malas bila harus menyusun adonan secara manual lagipula njlimet. Trus kapan makannya?? ha ha. Lagian bila ada teknik yang praktis ngapain cari yang susah, betul tidak??! he he.. 

OK untuk kamu yang kebetulan telah kangen dengan jajanan tradisional yang lezat ini namun punya tantangan cetakan laksana saya, untuk yang hendak mencoba variasi beda dari Kue Ku atau sebatas penasaran, silahkan mencoba. Di samping penampilannya cantik dan menggugah selera, cara ini bahkan lebih cepat dikomparasikan dengan menggunakan cetakan kue ku konvesional sebab tidak mesti buat satu-satu, menerbitkan dari cetakan dll. Tinggal masukin ke cetakan, dikukus, keluarkan sesudah dingin, beres. Selamat bereksperimen dan semoga sukses....

Bahan Adonan Kulit:
225 gr tepung ketan baru (ganti dengan sediaan tepung jadi andai terpaksa)
75 gr tepung maizena kualitas bagus/corn starch/Speisestaerke (atau kentang kukus dihaluskan)
250 ml santan kental (jumlah barangkali berkurang andai memakai tepung ketan baru)
75 gram gula pasir (boleh gunakan gula kastor atau gula tepung)
1/2 sdt garam
zat pewarna makanan merah atau hijau secukupnya (jika suka)

Bahan Isi/Filling:
200 gr kacang hijau bahas kering (silahkan rendam 1-2 jam andai punya waktu))
200 gr gula pasir (kurangi andai terlalu manis)
100 ml santan kental
800 ml air guna merebus
3 tetes vanili essence (jika suka)
1/4 sdt garam

Bahan Lain:
daun pisangpotong2 sesuai format kue guna alas/tatakan (ganti dengan aluminium foil andai tak ada)
cetakan kue kukus dari plastik, motif cocok selera

Cara Membuat:
Isi/Filling:
Rendam kacang hijau kering selama 2 jam guna mempersingkat masa-masa perebusan dam menghemat bahan bakar. Cuci bersih, tiriskan.
Rebus kacang hijau dengan 800 ml air dengan suhu antara sedang-tinggi (kurang lebih skala 7 dari 9) hingga kacang hijau hancur dan empuk.
Pakai panci yang dalam, biarkan panci terbuka sebab jika diblokir air bakal naik dan meluap keluar.
Tambahkan air panas secukupnya andai air mulai menciut tetapi kacang belum lunak/hancur. Aduk-aduk agar tidak gosong.
(Ada pun metode dengan dikukus, diblender, lantas baru dimasak lagi dengan santan dan gula. Silahkan pilih teknik yang kamu sukai).
Setelah kacang hijau betul2 lunak, tambahkan santan, gula dan garam. Masak dan aduk terus menerus sampai hingga gabungan kental dan matang.
Campuran kacang hijau telah benar2 matang andai sudah meletup-letup dari dasar panci. Pakai sendok kayu yang panjang dan hati2 dengan tangan kamu ;-).
Cicipi, andai perlu tambahkan gula atau vanili essence cocok selera.
(Tips Penting: Tambahkan gula selagi bubur kacang hijau di atas api, tidak boleh tambahkan tanpa pemanasan walau adonan isi masih panas. Karena gula berisi air dan peningkatan ke adonan tanpa pemanasan mengakibatkan adonan isi bakal tetap lembek walau sudah mendingin).
Biarkan dingin, silahkan bulat2kan isi andai punya masa-masa dan niat. Tapi tidak mesti, ambil gunakan sendok pun tak masalah).

Membuat Adonan Kulit:
Campur tepung ketan, tepung maizena/cornstarch/speisestaerke, gula dan garam dalam mangkok yang besar. Sisihkan.
Panaskan santan dengan api sedang sampai mendidih.
Tuang santan panas ke dalam mangkok tepung tidak banyak demi sedikit seraya diaduk dengan sendok kayu.
Uleni dengan tangan sampai membentuk adonan yang kalis atau tidak lengket di tangan.
Tambah tepung ketan secukupnya andai adonan terlampau lembek, kebalikannya tambah tetes demi tetes air panas andai adonan terlampau keras.
Bagi adonan menjadi 2 bagian, beri satu unsur adonan dengan zat pewarna merah atau hijau cocok dengan selera anda.
Ambil tidak cukup lebih sekepal adonan, format bulat (diameter tidak cukup lebih 4 cm) dengan memutar adonan salah satu kedua telapak tangan.
Letakkan bola adonan di di antara telapak tangan, tekan atau ratakan bola adonan dengan jari2 tangan yang beda menjadi lempengan yang tipis dan rata.
(Jika butuh olesi telapak tangan kiri kamu dengan tidak banyak minyak agar adonan gampang dilepas).
Beri isi, tangkupkan kembali sampai isi benar2 tertutup adonan kulit. Pastikan tidak bocor atau terdapat lubang.
Masukkan ke dalam cetakan bermotif, tekan hati2 sampai adonan mengisi lubang sekaligus menyusun motif cocok cetakan, ratakan unsur atas. Lakukan sampai berakhir atau cetakan penuh.
(Untuk pemula silahkan lihat step by step menyusun kue ku laksana dalam gambar).
Kukus kue ku sekitar 30 menit semenjak kukusan mendesis atau menerbitkan uap. Biarkan dingin sampai dapat dilepas.
Letakkan langsung kue ku di atas alas/tatakan dari daun pisang/aluminium foil begitu dilepas dari cetakan sebab teksturnya lengket. Hidangkan.

Tips Tambahan:
Jika cetakan kamu terlalu besar guna dikukus di panci, gunakan wajan cekung besar yang terdapat tutupnya, taruh saringan plastik di dasar wajan sebagai pengampu cetakan, beri air sebanyak barangkali dan kukus laksana biasa --> Silahkan gunakan trik laksana di gambar bila kepepet ;-).
Ada resep yang menyarankan tepung ketan saja tanpa ekstra tepung maizena atau kentang kukus, saran saya abaikan resep laksana ini sebab adonan murni tepung ketan tak lumayan elastis dan retak ketika dibentuk. Bisa2 adonan tidak berhasil  dan masuk tong sampah ;-)!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.